June 24, 2024

Di zaman kolonial, banyak arsitek dan pembangun mendasarkan desain mereka pada handbook yang disebut “buku pola”. Buku-buku ini memaparkan persediaan, peralatan, dan element lain yang diperlukan untuk membuat desain yang mengesankan dan populer, termasuk bangunan bergaya Georgia. Rumah bergaya Georgia mudah dikenali dari eksteriornya, dan beberapa elemen kunci yang umum termasuk denah lantai dua lantai, atap pelana samping, fasad depan simetris, deretan jendela, daun jendela, tangga depan, dan teras kecil. Rumah Georgia dan rumah kolonial mungkin terlihat agak mirip, tetapi rumah Georgia paling mudah dikenali dari pintu depannya, yang dibingkai oleh mahkota, pilaster, dan terkadang jendela kecil. Sudut rumah Georgia juga dapat dibangun dengan quoins, batu bata besar yang memberikan stabilitas ekstra dan sentuhan dekoratif.

Tentu saja, bagian dalam rumah-rumah ini tidak ketinggalan. Rumah-rumah bergaya Georgia sering kali dilengkapi dengan pintu masuk yang megah dan tangga kayu, beberapa ruangan yang terhubung, kayu, ubin, atau lantai marmer, lampu gantung, sconce dinding, dan cetakan mahkota yang banyak. Pada saat Perang Revolusi akhirnya berakhir, arsitektur tradisional Inggris meninggalkan rasa tidak enak di mulut orang Amerika, dan rumah-rumah Georgia tidak lagi bergaya. Akhirnya, orang Amerika memunculkan beberapa arsitektur unik mereka sendiri, termasuk kolonial federal, pengrajin, rumah pertanian, dan rumah bergaya peternakan.