February 21, 2024

Di bawah payung dry cleansing hijau ada berbagai pilihan ramah lingkungan untuk menjaga pakaian Anda tetap luar biasa tanpa merusak Bumi Pertiwi. Pertama, kami memiliki pembersihan basah, yang menggunakan deterjen air dan biodegradable. Anggap saja sebagai sepupu canggih pencucian rumah, lengkap dengan peralatan terkomputerisasi dan keahlian profesional untuk memastikan perawatan terbaik untuk pakaian halus. Co-founder Noble, Courtney Noble, menjelaskan lebih lanjut kepada The Guardian, “Kain yang dicuci ditempatkan di pengering khusus yang dilengkapi dengan sensor kelembaban untuk memastikan serat terlindungi, pencelupan pewarna dicegah, dan kain tidak menyusut.”

Berikutnya adalah pembersihan karbon dioksida cair (CO2) berteknologi tinggi. Bayangkan sebuah mesin pembersih kering yang penuh dengan pakaian, udaranya tersedot keluar, dan fuel dan cairan CO2 dimasukkan ke dalam ruangan dengan tekanan tinggi untuk melarutkan kotoran dan minyak. Terakhir, larutan dialirkan kembali ke tangki penampung untuk digunakan kembali. Salah satu kelemahan dry cleansing CO2 adalah label harga peralatan yang lumayan $ 150.000, yang tidak cukup cocok untuk seseorang yang mempertimbangkan dry cleansing ramah anggaran dan tidak beracun di rumah.

Pilihan lainnya adalah pembersihan berbasis silikon, yang menggunakan pelarut yang disebut GreenEarth. Lembut pada kain dan bebas dari limbah berbahaya, ini adalah pilihan yang bagus untuk fashionista yang sadar lingkungan. Terakhir, ada pembersihan berbahan dasar minyak bumi, yang menggunakan pelarut organik bernama DF-200. Pembersihan basah dan CO2 cair adalah yang paling ramah lingkungan di antara metode ini. Namun, produksi DF-200 dan GreenEarth telah memicu beberapa masalah lingkungan di kalangan ilmuwan.