June 13, 2024

Jamur di kamar mandi adalah masalah umum karena tingkat kelembapan yang tinggi dan aliran udara yang terbatas di ruangan ini. Ini biasanya tumbuh di dalam dan di antara sejumlah barang kamar mandi, termasuk tempat sikat gigi, tirai bathe (terutama yang terbuat dari kain), keset kamar mandi, loofah, spons, dan aksesori mandi serupa. Benda-benda ini menjadi lembap dan/atau sering bersentuhan dengan air sehingga rentan terhadap pertumbuhan jamur jika tidak dikeringkan, dicuci, atau diganti secara teratur sebagaimana mestinya.

Pembersihan rutin, pengeringan yang tepat untuk barang basah, dan menjaga ventilasi yang baik sangat penting untuk mencegah dan mengatasi jamur kamar mandi. Jamur tidak hanya dapat memengaruhi kesehatan Anda, tetapi juga dapat merusak permukaan jika dibiarkan. Untuk mengatasi pertumbuhan jamur di kamar mandi, hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan kamar mandi tidak lembap dan udara dibiarkan mengalir ke seluruh ruangan. Idealnya, barang-barang seperti keset kamar mandi dan handuk harus diangin-anginkan setelah digunakan dan sering dicuci, sedangkan tempat sikat gigi harus dibalik dan dikosongkan secara teratur untuk menghilangkan kelebihan air.

Cara mencegah jamur di kamar mandi

Penyebab utama jamur adalah kelembaban. Jika kelembapan dibiarkan mengendap cukup lama, spora diberi kesempatan untuk tumbuh dan menyebar. Inilah mengapa pembersihan saja tidak cukup untuk mencegah jamur di kamar mandi; Anda juga perlu memastikan ruangan mengering dengan benar setelah Anda membersihkannya. Ini bisa sesederhana membuka pintu dan jendela setiap kali ruang dibersihkan atau setelah Anda mandi sehingga ada ventilasi yang cukup. Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah membuat dinding kamar mandi Anda diisolasi secara profesional sehingga mempertahankan suhu yang tepat.

Tindakan pencegahan lainnya adalah menjalankan kipas selama dan setelah mandi, menyalakan dehumidifier, dan mengelap permukaan yang basah setelah digunakan. Kabinet di bawah wastafel kamar mandi adalah space masalah potensial lainnya, jadi sering-seringlah memeriksa kebocoran atau penumpukan kondensasi dan segera atasi masalah apa pun. Anda juga dapat menyemprotkan bathe setelah digunakan dengan produk pembasmi jamur atau sesuatu yang lebih alami seperti jus lemon atau cuka putih.

Cara mengatasi pertumbuhan jamur

Jika jamur sudah ada di kamar mandi Anda, Anda harus menghilangkannya sendiri atau dengan bantuan profesional. Infestasi serius biasanya membutuhkan spesialis perbaikan jamur yang dapat menilai situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan. Per Badan Perlindungan Lingkungan, jika space cetakan lebih besar dari 10 kaki persegi, Anda harus menghubungi profesional.

Jika jamur ada pada barang yang sangat terkontaminasi dan tidak dapat diselamatkan, buang dan ganti. Jika mengenai suatu barang dan Anda ingin membersihkannya, kenakan sarung tangan pelindung, kaca mata, dan masker terlebih dahulu untuk menghindari kontak langsung dengan spora jamur. Selanjutnya, ikuti petunjuk pada produk penghilang jamur yang Anda pilih dan gunakan kuas atau spons untuk menggosok permukaan yang terkena secara menyeluruh. Anda juga bisa menggunakan campuran pemutih dan air atau soda kue dan air.

Untuk bahan yang lembut, Anda bisa mencoba mencucinya. Banyak jenis keset kamar mandi, misalnya, dapat dijalankan melalui mesin cuci, jadi cucilah dengan pengaturan panas atau hangat dengan deterjen dan cuka putih. Saat cetakan dilepas, bilas dengan air dan pastikan benda tersebut benar-benar kering. Buang semua bahan pembersih yang digunakan untuk mencegah kontaminasi ulang.