April 19, 2024

Jika Anda cenderung menyiram sukulen secara berlebihan atau tinggal di lingkungan yang lembap, menanamnya di batu apung bisa menjadi pengubah permainan. Succulents membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik untuk tumbuh subur, dan batu apung adalah pilihan yang sangat baik untuk mencapainya. Namun, menggunakan batu apung sebagai satu-satunya substrat tidak disarankan karena mungkin tidak menyimpan cukup air untuk kebutuhan succulents Anda. Anda harus menyiramnya setiap hari untuk mencegah dehidrasi. (Berikut beberapa pilihan media lain yang dapat Anda pertimbangkan.)

Karena batu apung tidak menahan air seefektif komponen tanah lainnya, mencampurnya dengan perlit, kompos, atau tanah kebun akan membantu memperbaiki drainase. Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa varietas sukulen yang berbeda memiliki rasio campuran tanah tertentu. Rekomendasi umum keseluruhan adalah setengah pot tanah dan setengah batu apung.

Succulents montok seperti euphorbias mendapat manfaat dari campuran satu bagian tanah pot dengan dua bagian batu apung, sementara sukulen dengan daun tipis, seperti sedum, tumbuh subur dengan satu bagian batu apung dan dua bagian tanah pot. Untuk sukulen yang tidak tahan dengan tanah basah, Anda dapat meningkatkan drainase dengan menggunakan rasio 25% dari batu apung, tanah pot, pasir, dan kompos. Butir-butir batu apung yang lebih kecil juga berguna sebagai pembalut atas dan menyerap air yang tergenang. Ini benar-benar menciptakan terowongan vertikal yang mengelilingi sistem akar, memberikan aerasi yang lebih baik tanpa kerusakan apapun.