May 25, 2024

Sebuah kolam indah yang dihiasi tanaman hijau subur dan bunga mekar yang semarak adalah pemandangan halaman belakang untuk dilihat. Namun, di luar daya tarik estetika mereka, tanaman di kolam juga menawarkan manfaat tambahan yang penting; yaitu, tanaman air memainkan peran penting dalam meningkatkan ekosistem kolam dan kualitas airnya secara keseluruhan.

Untuk memaksimalkan manfaat tanaman di kolam Anda, penting untuk memiliki beragam pilihan jenis tanaman. Tumbuhan terapung, misalnya, memberi keteduhan dan perlindungan bagi ikan tambak sekaligus menambah keindahan permukaan air, sedangkan tumbuhan yang terendam memberi oksigen pada air dan menciptakan tempat persembunyian bagi ikan. Tanaman marjinal, sementara itu, memberikan daya tarik visible di sepanjang tepi kolam dan membantu menstabilkan tepian, sementara tanaman pengoksigen, seperti lumut tanduk, berkontribusi pada ekosistem yang sehat dengan memproduksi oksigen dan mengendalikan pertumbuhan alga.

Saat membangun kolam, penting untuk menjelajahi berbagai jenis tanaman kolam yang ada sehingga Anda dapat memutuskan dengan lebih baik mana yang ingin Anda sertakan dan simpan di oasis kolam Anda sendiri. Berikut di bawah ini adalah 10 tanaman kolam yang dapat Anda gunakan untuk memulai penelitian.

1. Lili air

Teratai air (Nymphaeaceae) terkenal karena keindahannya yang memesona, dengan bunga mekar yang semarak dalam berbagai warna yang menghiasi permukaan air. Namun, tanaman air ini memberikan lebih dari sekedar daya tarik visible. Mereka juga menawarkan habitat ikan yang aman dan nyaman, dan daunnya yang lebar membantu mengurangi pertumbuhan alga di kolam dengan membatasi jumlah sinar matahari yang mencapai air.

2. Eceng gondok

Tanaman yang tumbuh cepat ini dapat menutupi space kolam yang luas dengan dedaunannya yang subur sambil menambahkan semburat warna dengan mekar ungunya. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) memiliki sifat filtrasi yang sangat baik, memungkinkannya menyerap nutrisi berlebih, seperti nitrogen dan fosfor, dan meningkatkan kualitas air kolam secara keseluruhan. Tingginya bisa mencapai 3 kaki.

3. Lumut tanduk

Dikenal karena dedaunannya yang hijau subur, lumut tanduk (Anthocerotophyta) — terkadang disebut coon’s tail — adalah pilihan populer untuk kolam karena sifat oksigenasinya. Tumbuhan yang terendam ini melepaskan oksigen ke dalam air melalui fotosintesis untuk kepentingan ekosistem tambak. Hornwort juga menyediakan tempat persembunyian untuk ikan dan membutuhkan perawatan minimal, menjadikannya tambahan yang nyaman dan bermanfaat untuk kolam apa pun.

4. Anakhari

Dengan pertumbuhannya yang cepat dan penyerapan nutrisi yang efisien, anacharis (Egeria densa) membantu mengendalikan pertumbuhan alga dan menjaga kejernihan air. Tanaman air yang beroksigen beradaptasi dengan baik dengan kondisi air yang berbeda, sehingga cocok untuk berbagai kolam halaman belakang. Jika Anda memiliki ikan di kolam Anda, Anda juga ingin mempertimbangkan untuk memelihara anacharis ini, karena tanaman kolam secara alami menciptakan tempat persembunyian bagi ikan.

5. Marigold rawa

Dengan bunga kuning cerah dan daun hijau mengkilap, marsh marigold (Caltha palustris) menambahkan sentuhan ceria dan semarak pada lanskap kolam. Tanaman yang merupakan bagian dari keluarga buttercup ini tumbuh subur di perairan dangkal, menjadikannya pilihan yang sempurna untuk tepi kolam dan space berawa. Selain penampilannya yang cerah, marsh marigold membantu menstabilkan tepian kolam, mencegah erosi, dan menjaga keutuhan garis pantai.

6. Pickerelweed

Pickerelweed ( Pontederia cordata ) adalah tanaman mencolok dengan paku tinggi bunga ungu-biru yang menambah elemen visible yang menawan ke kolam. Ini berfungsi sebagai habitat serangga bermanfaat seperti kupu-kupu dan capung, berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati secara keseluruhan di daerah tersebut. Pickerelweed dikenal sebagai tanaman yang muncul, artinya ia menyembur keluar dari air. Di kolam, hanya daun dan bunga tanaman yang terlihat di atas permukaan air.

7. Rumput air

Rumput air (Elodea) adalah tanaman penghasil oksigen yang sangat efisien untuk kolam, terutama selama bulan-bulan musim panas yang hangat ketika kadar oksigen dapat menurun. Melalui pelepasan oksigennya, tanaman membantu mempromosikan lingkungan yang sehat bagi ikan dan organisme air lainnya. Alasan lain Anda ingin menyimpan rumput air di kolam Anda adalah kemampuan tanaman untuk mengurangi pertumbuhan alga yang berlebihan. Ada enam spesies dalam genus Elodea.

8. Bulu burung beo

Bulu burung beo (Myriophyllum aquaticum) adalah tanaman kolam yang menarik dengan dedaunan seperti bulu halus yang menambah estetika air yang unik dan menarik. Bulu burung beo juga berfungsi sebagai tanaman penghasil oksigen, berkontribusi pada ekosistem tambak yang sehat. Ini memberikan keteduhan dan perlindungan bagi ikan, menciptakan habitat yang lebih alami dan nyaman. Batang tanaman bisa mencapai hingga 5 kaki, dan tumbuh paling cepat dalam kondisi sinar matahari penuh.

9. Cattail

Dengan daunnya yang panjang dan ramping serta kepala biji coklat yang ikonik, cattails (Typha) menciptakan tampilan visible yang alami dan menawan. Mereka menarik satwa liar, menyediakan tempat berlindung dan bersarang bagi burung dan habitat bagi makhluk air. Mereka juga berkontribusi pada penyaringan air alami, karena akarnya membantu menyerap nutrisi berlebih dan memurnikan air, menjadikannya tambahan yang berharga untuk ekosistem kolam mana pun.

10. Iris air

Dengan penampilannya yang elegan dan anggun, iris air (Iris pseudacorus) menambahkan sentuhan kehalusan pada setiap fitur air. Menanam iris air di kolam tidak hanya menambah keindahannya tetapi juga membantu mencegah erosi dengan mengamankan tepian. Tumbuhan berbunga ini juga menciptakan rumah bagi serangga yang bermanfaat, yang meningkatkan keanekaragaman hayati ekosistem kolam dan merupakan alasan lain mengapa Anda ingin memasukkan dan menyimpannya di kolam Anda.